Sabtu, 22 Oktober 2011

Pembicaraanku dengan diriku sendiri

Semua orang punya masalah khan?
dan gak ada seorang pun yang sempurna di muka bumi ini.
Terus, apa donk yang disebut sempurna?
Jika gak ada seorang pun yang sempurna.
Maka gak ada seorang pun yang tahu arti sesungguhnya dari kesempurnaan.

Terus, orang-orang mulai mempertanyakaan akan kesempurnaan Tuhan.
Orang-orang mulai meragukan Tuhan.
Karena semakin dalam mereka memikirkan tentang Tuhan,
semakin mereka tidak tahu tentang Allah.

Karena Tuhan begitu sempurna,
maka dari itu kita tidak bisa mengerti akan Dia.
Dan sia-sia lah semua usaha kita untuk mengerti Dia.

Tapi, jika engkau benar-benar ingin mengetahui tentang Dia,
jangan pikirkan Tuhan seperti Tuhan yang jauh.
Tapi pikirkan Dia seperti Penciptamu.
Jadi, pikirkan saja tentang segala ciptaan-Nya.
Pikirkan tentang dirimu sendiri.
Lalu.....
Kau akan menemukan-Nya ternyata ada di dalam dirimu.
Di sekitarmu, di udara, pohon, burung di langit.
Karena Dia berada di seluruh bumi ini,
Dia adalah jagat raya ini.

Dia di dalam dirimu.

Dia adalah cinta.
Dia adalah harapan.
Dia adalah terang.
Dia adalah kehidupan.
Dia adalah penyembuh.
Dia adalah kudus.
Dia adalah kasih.
Dia adalah kesabaran.
Dia adalah pengampunan.
Dia adalah kepedulian.
Dia adalah keajaiban.
Dia adalah ketenangan.
Dia adalah damai.
Dia adalah baik.
Dia adalah iman.
Dia adalah kejujuran.
Dia adalah perlindungan.
Dia adalah pertolongan.
Dia adalah kebenaran.
Dia adalah semua yang baik, cinta, dan damai.
Jadi....

Apa sekarang kamu masih ada masalah?
Bahkan lebih dari satu masalah?
Sekarang, aku minta kamu untuk mempertanyakan masalah itu pada dirimu, dan pada Tuhan.
" Bapa, apa yang harus aku lakukan dengan segala permasalahanku?"
" Apa sih sebenarnya permasalahanku Bapa?"
" Mengapa Engkau memberikan masalah ini padaku, Bapa?"
" Apa yang Engkau ingin aku lakukan?"
" Apa yang bisa kulakukan untukMu, Bapa?"
.
.
.

Sekarang aku yakin, jika kau benar-benar memiliki percakapan yang serius dengan Bapa.
Jika engkau sungguh-sungguh berdoa pada-Nya,
pasti Dia akan menjawabmu.
Percayalah.

Dan jika kau benar-benar putus asa ingin bantuan,
BERDOA, BERTINDAK, dan BACALAH FIRMAN.

yang pasti, kau bisa berdoa, curhat sama Tuhan, Dia mau kok terima unek-unek kamu.
Dan, kamu bisa juga cerita masalah kamu sama orang yang bisa kamu percaya, sahabat, orang tua, atau bahkan teman yang jarang kamu ajak ngobrol, yang penting kamu bisa percaya sama dia.
Kadang Tuhan memakai orang-orang di sekitar kamu untuk menjawab segala masalah kamu.

" Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya"
Firman ini benar-benar membuatku berpikir, kalau Tuhan telah merencanakan segalanya untuk kita.
Walau rencana-Nya kadang kita gak bisa mengerti,
tapi,
aku percaya rencana-Nya baik untukku.
Aku percaya Ia tidak akan pernah tinggalkan aku sendirian.
Aku percaya Dia di dalam aku.
Aku percaya Dia adalah satu-satunya Tuhan untukku.
Aku percaya akan Dia, Bapa di surga.
Aku mengimani-Nya.
Aku menyayangi-Nya.
Jadi...

Apa yang masih kamu tunggu?
Kamu masih punya masalah-masalah itu khan?
Masalahmu tidak akan selesai hanya dengan menatap, mambaca, dan tidak melakukan apapun.

Mulailah berdoa pada-Nya.
Bicaralah pada-Nya, apa aja juga boleh.
Bahkan topik yang paling membosankan pun sangat penting bagi Dia, asal Dia bisa bicara padamu.
Karena, Dia sangat mencintaimu.
Karena, Dia sangat baik.
Dia itu pokonya super super segalanya yang baik.
Pokoknya jangan lupa, Dia selalu mau mendengarkan engkau.
Asalkan engkau mau meluangkan waktu dengan-Nya.
Bahkan ketika kau pikir engkau sendirian,
sebenarnya, Dia tepat di sampingmu.

Bahkan ketika kau pikir tak ada seorangpun yang sanggup menyelamatkanmu,
Dia sanggup.

Bahkan ketika kau pikir tak ada lagi jalan keluar,
Dia adalah satu-satunya jalan.

Bahkan, ketika kau melupakan Dia......
Dia menunggumu untuk ingat kembali.
Dan Dia tetap menunggumu untuk bicara lagi dengan-Nya.
Dia selalu ada untukmu.

Sayangnya...

Kamu kadang tidak mendengarkan Dia,
bahkan ketika Dia memanggilmu,
kau menghiraukan Dia,
kamu cuekkin Dia,
kamu lukai hati kudus-Nya,
kamu merasa bersalah,
jadi kamu malah benar-benar menghindari Dia.
Kamu jauhkan dirimu dari-Nya.
Sadarkah engkau, bahwa dengan menghindari-Nya,
kamu malah makin menyakiti-Nya?

Sekarang,...
Dia satu-satunya Tuhan-Mu, masih menunggumu.
Bersediakah engkau membuka hatimu untuk-Nya?
Dia sangat ingin memeluk engkau,
sangat ingin menyayangi engkau,
bicara denganmu,
menolong kamu,
menghapus semua penderitaanmu, masalahmu.

Dia masih menunggumu.

Tolong buka hatimu untuk-Nya.
Biarkan Dia menyentuhmu dengan cinta-Nya, cinta kasih-Nya yang tidak berkesudahan.
Jika kau buka hatimu untuk-Nya, ketika Dia mengetuk pintu hatimu.
Semua masalahmu rasanya menjadi sepele dihadapan-Nya.
Karena Dia bersamamu, serasa kau akan bisa melakukan apapun.

Karena Tuhan bersamamu,
surga bahkan bersukacita dan bergembira untuk engkau,
penuh sukacita dan kegembiraan akan kembalinya engkau di sisi-Nya.
Karena Bapa sudah mendapatkan apa yang hilang,
anak yang hilang sudah kembali.
Bapa sangat senang bisa bersamamu,
bahkan lebih dari yang bisa kau bayangkan.
Bapa sangat mencintaimu,
tidak ada seorangpun yang bisa mencintaimu, seperti layaknya Dia mencintaimu.

Sekarang...

Masih kau melihat masalahmu sebagai sesuatu yang tidak bisa kau pecahkan?
Aku percaya tidak.
Sekarang, seharusnya kau melihat masalahmu sebagai hal yang sepele.
Sekarang, seharusnya tidak ada sesuatupun yang bisa menghentikanmu dari mencintai-Nya.
Sekarang, seharusnya kau hanya akan bisa memikirkan tentang satu hal, yaitu Yesus.

Karena, ketika kau merasa Yesus ada di dalam dirimu,
semua terasa begitu indah.
Masalahmu terasa kecil.
Itu karena Tuhan bersamamu.
Dia membuat engkau aman, nyaman bersama-Nya.
Dia membuat engkau terlindungi dari bahaya yang bahkan jauh lebih besar.

Karena sekarang kita sudah berpikir Tuhan adalah segalanya,
dan masalahmu adalah sesuatu yang Tuhan berikan,
supaya kita bisa belajar,
kita bisa mencintai,
kita menyadari akan cinta-Nya,
dan kita akan bergantung pada-Nya.

Jadi, percayalah pada-Nya.
Imanilah Dia sepenuhnya.
Cintailah Dia.
Karena Yesus bahkan sudah lebih dahulu mencintaimu dan akan terus mencintaimu sampai selama-lamanya.

Katakan keras-keras,
AKU
CINTA
YESUS

Satu-satunya Tuhan dan Juru selamatku
Aku cinta Yesus.

Kamis, 20 Oktober 2011

The Mouse's Story

One day, a mouse looked through the crack in the wall to see the farmer and his wife open a package. He was devastated to discover it was a mousetrap.

The mouse told all his animal friends: “There is a mousetrap in the house!”

The chicken said, “Mr. Mouse, I’m so sorry to hear that, but that’s not my problem.” Being charismatic, the chicken said, “I’ll pray for you…”

The mouse turned to the pig and told him, “There is a mousetrap in the house!”

The pig said, “I’m so very sorry, Mr. Mouse, but there is nothing I can do about it.”

The mouse turned to the cow and said, “There is a mousetrap in the house!”

The cow said, “Wow, Mr. Mouse. I’m sorry for you, but it’s not my problem.”

So, the mouse returned to the house, dejected.

That very night a sound was heard throughout the house – the sound of a mousetrap catching its prey.

The farmer’s wife went out. In the darkness, she did not see it. It was a poisonous snake whose tail was caught in the trap. The snake bit the farmer’s wife.

She developed a fever. The doctor said “She needs chicken soup.” So the farmer took his knife for the soup’s main ingredient: Chicken!

But his wife’s sickness continued. Friends and neighbors came to visit. To feed them, the farmer thought of serving them pork adobo. So the pig had to go.

But, alas, the farmer’s wife did not get well… She died.

So many people came for her funeral. And the farmer had to slaughter the cow to feed all of them…

The lesson?

Don’t ever say, “It’s none of my business.”

We are indelibly intricately connected with each other.

When our brother is in pain, we should be in pain too