Kamis, 16 Juli 2009

gelas cantik


gelasnya cantik sekali...
tapi mudah pecah, dari kaca sih...
biar begitu ukiran di gelas ini sangat indah, ada gambar ikan berwarna biru, berbayang2 di air.

Minggu, 05 Juli 2009

Kisah Bebek dan Pengampunan

Ada seorang bocah laki-laki sedang berkunjung ke rumah kakek dan neneknya di pertanian mereka. Dia mendapat sebuah katapel untuk bermain-main di hutan. Dia berlatih dan berlatih tetapi tidak pernah berhasil mengenai sasaran. Dengan kesal dia kembali pulang, di dekat rumah dilihatnya bebek peliharaan neneknya. Masih dalam keadaan kesal, dibidiknya bebek itu di kepala, matilah si bebek. Dia terperanjat dan sedih.

Dengan panik, disembunyikannya bangkai bebek di dalam timbunan kayu, dilihatnya ada kakak perempuannya mengawasi. Sally melihat semuanya, tetapi tidak berkata apa pun. Setelah makan, nenek berkata, "Sally, cuci piring." Tetapi Sally berkata,"Nenek, Johnny berkata bahwa dia ingin membantu di dapur, bukankah demikian Johnny?" Kemudian Sally berbisik, "Ingat bebek?" Jadi Johnny mencuci piring.

Kemudian kakek menawarkan barangkali anak-anak mau pergi memancing, dan nenek berkata, "maafkan, tetapi aku perlu Sally untuk membantu menyiapkan makanan." Tetapi Sally tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa, karena Johnny memberitahu kalau ingin membantu." Kembali dia berbisik, "Ingat bebek?"

Jadi sally pergi memancing dan johnny di rumah.

Setelah beberapa hari johnny mengerjakan tugas-tugasnya sendiri dan juga tugas-tugas sally, akhirnya dia tidak dapat bertahan lagi. Ditemuinya nenek dan dia mengaku telah membunuh bebek neneknya dan meminta ampun. Nenek berlutut dan merangkulnya, katanya, "Sayangku, aku tahu. Tidaklah kau lihat, aku berdiri di jendela dan melihat semuanya. Karena aku mencintaimu, aku memaafkan. Hanya aku heran berapa lama engkau akan membiarkan Sally memanfaatkanmu."

Aku tidak tahu masa lalumu. Aku tidak tahu dosa apakah yang dilemparkan musuh ke mukamu. Tetapi apa pun itu, aku ingin memberitahu sesuatu. Yesus Kristus juga selalu berdiri di jendela. dan Dia melihat segalanya. Dan karena Dia mencintaimu, Dia akan mengampunimu bila engkau memintanya. Hanya Dia heran melihat berapa lama engkau membiarkan musuh memperbudakmu.

Hal yang luar biasa adalah Dia tidak hanya mengampuni, tetapi Dia juga melupakan.

(Klinik Rohani)

Jumat, 26 Juni 2009

Pesan dari Sang Pencipta

Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya. Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.

AKU membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau. Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.
Dari satu tulang, AKU menghiasmu. AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria. AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru, dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan. Dari satu tulang ini, AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah.
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dari pria, hatu/jantungnya. Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru-parunya menggenggam nafas kehidupan. Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung. Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya, tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya. Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri di sebelahnya dan dipeluk dengan erat. Engkau adalah malaikat-KU yang sempurna. Engkau adalah gadis kecil-KU yang cantik. Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mata-KU terpuaskan ketika melihat hatimu.

Matamu -- jangan mengubahnya. Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa. Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk. Tanganmu sangat lembut untuk disentuh.

AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur. AKU menggenggam hatimu dekat dengan-KU. Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dengan AKU.

Adam berjalan bersama-KU di hari yang dingin dan dia kesepian. Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuh-KU. Dia hanya dapat merasakan-KU. Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi dengan-KU, AKU membentuknya di dalam kamu.

Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan-KU dan dukungan-Ku. Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan tangan-KU.
Pria melambangkan citra-KU - wanita, perasaan-KU. Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati.

PRIA
perlakukan wanita dengan baik. cintailah dia, hormatilah dia, karena dia lembut.
menyakitinya, berarti engkau menyakiti-Ku. Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau melakukannya kepada-Ku. Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri.

WANITA
dukunglah pria. Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu. Dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu. Dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.

Senin, 22 Juni 2009

Children

Your children are not your children.
They are the sons and daughters of Life's longing for itself
They come through you but not from you,
And though they are with you yet they belong not to you
You may give them your love but not your thoughts,
You may house their bodies but not their souls,
For their souls dwell in the house of tomorrow,
Which you cannot visit, not even in your dreams
You may strive to be like them, but seek not to make them like you
For life goes not backward nor tarries with yesterday
You are the bows from which your children as living arrows are sent forth

The archer sees the mark upon the path of the infinite,
And He bends you with His might that His arrows may go swift and far
Let your bending in the archer's hand be for gladness;
For even as He loves the arrow that flies,
so He loves The bow that is stable

(Kahlil Gibran)

Kamis, 28 Mei 2009

Siapa Yang Kaya, Siapa Yang Miskin

Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam suatu perjalanan keliling negeri dengan tujuan memperlihatkan pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang-orang di sekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin.

Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah menanyai anaknya :"Bagaimana perjalanannya ,Nak?". "Perjalanan yang hebat ,Yah". "Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?",tanya si ayah. "O tentu saja," jawab si anak. "Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,kata si bapak.

Si anak menjawab:
"Saya melihat bahwa kita mempunyai satu anjing, tapi mereka mempunyai empat anjing. Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya. Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang di malam hari. Teras tempat kita duduk-duduk membentang hingga halaman depan, sedangkan teras mereka adalah horizon yang luas."

"Kita punya tanah sempit untuk tinggal, tapi mereka punya ladang sejauh mata memandang. Kita punya pembantu yang melayani kita, tapi mereka melayani satu sama lain. Kita beli makanan kita, tapi mereka menumbuhkan makanan mereka sendiri. Kita punya tembok di sekeliling rumah untuk melindungi kita, sedangkan mereka punya teman-teman untuk melindungi mereka."

Ayah si anak hanya bisa bungkam.

Lalu si anak menambahkan kata-katanya,"Ayah, terima kasih sudah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita."
-------------------------------------------------------------------------
Saya pikir jarang sekali ada pemikiran polos seperti cerita anak di atas. ada pepatah "rumput halaman tetangga lebih hijau dari rumput halaman kita." tapi di sisi lain ini adalah perumpamanan yang indah.

Jadi, coba bayangkan kalau anda di posisi si keluarga miskin tersebut, anda pasti tidak menyadari betapa miskinnya si kaya dibandingkan anda. Membuat anda bertanya-tanya apa yang akan terjadi bila kita mengucap syukur atas segala yang kita miliki, dari pada kuatir tentang apa yang tidak kita miliki.

Hargailah setiap hal yang anda miliki, entah itu udara yang anda hirup, sinar matahari yang menyinari kita, keluarga di sekitar kita yang selalu ada untuk kita, teman-teman kita, orang-orang di sekitar kita. Hargailah setiap orang di sekitar anda, dan tolong mereka dengan memberi kesegaran baru pada cara pandang dan paradigma mereka.

Hidup ini terlalu singkat dan teman-teman (sebanyak apapun) terlalu sedikit.

Rabu, 20 Mei 2009

mari kita katakan tidak bagi segala makanan dari hiu

Saya sedih sekali ketika melihat suatu acara di discovery channel. Acara tersebut tentang perburuan untuk sirip lunak hiu yang terkenal sangat mahal dan bergizi.
Dan ternyata cara membunuh hiu yang langka dan dilindungi itu pun sangat sadis. Para nelayan yang menangkapnya memotong sirip-siripnya hidup-hidup, lalu mereka begitu saja membuang hiu yang sekarat tersebut, yang sudah mengeluarkan banyak darah itu, begitu saja ke laut. Bayangkan saja kalau tangan kita dipotong hidup-hidup, lalu kita dibiarkan mati perlahan-lahan karena kehabisan darah begitu saja. Sadis sekali, hanya ada dua kata itu yang terlintas di pikiran saya saat itu.

Padahal dengan tingkat kehidupan hiu yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan lain(seperti tongkol), hiu banyak sekali diburu dan dibunuh hanya untuk siripnya. Sehingga populasi hiu di dunia saat ini merosot drastis. bahkan mendekati kepunahan.

Bahkan para nelayan seringkali tidak memilih-milih hiu tangkapannya. Hiu yang masih kecil pun(bayi hiu) dibunuh mereka. Padahal hiu yang yang masih kecil tersebut masih memiliki hak untuk hidup dan berkembang biak guna mempertahankan spesies mereka di dunia ini.

Terkadang hiu-hiu yang sekarat tersebut, yang dibiarkan mati pelan-pelan di laut menjadi makanan bagi ikan lain, burung-burung laut, bahkan kawanan hiu itu sendiri. Jujur saja, saya tidak bisa menyalahkan para nelayan yang menangkap hiu tersebut. Karena menurut mereka, mereka terpaksa melakukan hal itu untuk mencari nafkah.

Dan masih banyak negara-negara di dunia ini yang masih belum sadar akan pentingnya hiu bagi ekosistem dunia ini, sehingga mereka belum membuat undang-undang yang nyata bagi perlindungan hewan-hewan langka. Termasuk Indonesia tanah air kita yang tercinta.

Jadi sebagai tindakan nyata agar melindungi hiu dari kepunahan, marilah kita masyarakat dunia katakan tidak pada segala produk dari hiu. Seperti makanan dari sirip ikan hiu, ataupun obat-obatan yang mengandung sirip bahkan hati/jantung hiu. Karena seperti yang kita ketahui, pasar perdagangan hiu yang terbesar berada di Asia.

Karena itu, marilah kita sebagai manusia yang memiliki akal dan budi, bisa memilih tindakan baik dari tindakan buruk. Dengan menolak semua produk dari hiu, saya percaya masa depan kita bisa selangkah lebih baik. Demikian artikel yang saya tulis, saya harap artikel ini dapat memberi anda sebuah pandangan baru unutuk menatap hidup ini. Yaitu kita harus menhargai dan menjaga semua mahkluk hidup ciptaan Tuhan YME. Saya sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari anda. Terimakasih.

Selasa, 05 Mei 2009

Cangkir yang Cantik

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju pada sebuah cangkir yang cantik. "Lihat cangkir itu," kata si nenek kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum aku menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata "belum!" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas! tERIAKKU LAGI. Tapi orang ini berkata "belum!"

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! Aku berteriak.

Wanita itu berkata "belum!" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong! hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli akan tangisanku. Ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku di dekat kaca. Aku melihar diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang sangat cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lau menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

-----------------------------------------------------------

Sahabat, dalam kehidupan ini adakalanya kita seperti disuruh berlari, ada kalanya kita seperti digencet permasalahan kehidupan. Tapi sadarlah bahwa lakon-lakon itu merupakan cara Tuhan untuk membuat kita kuat. Hingga cita-cita kita bisa tercapai. Memang pada sata itu tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan , dan banyak air mata tertumpah. Tapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan.

"Sahabat, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu terjatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

Apabila Anda sedang mengalami ujian hidup, jangan kecil hati, karena hasil akhir dari apa yang sedang anda hadapi adalah kenyataan bahwa anda lebih baik, dan makin cantik dalam kehidupan ini.